Wow … 87 Desa di Butur Kelola Dana Rp 68 M – FAJAR Sultra
News

Wow … 87 Desa di Butur Kelola Dana Rp 68 M

KENDARIPOS.CO.ID BURANGA- Gelontoran dana desa di Kabupaten Buton Utara cukup fantasis. Tahun ini, sebanyak 87 desa di daerah kendali Abu Hasan itu mendapat Rp 68 miliar. Satu desa dijatah antara Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar untuk membangun.

Tak mau ada Kepala Desa (Kades ) yang nantinya tersandung masalah hukum akibat penyalahgunaan anggaran yang menggiurkan tersebut, Pemerintah Daerah Buton Utara terus mewarning 87 Kades pada seluruh kecamatan agar tak mencari keuntungan untuk memperkaya diri sendiri dengan dana desa.

“Dana desa yang besar tentu sangat menggiurkan. Tak heran banyak masyarakat termotivasi jadi Kades. Karena bisa mengelola anggaran ratusan juta bahkan miliaran,” ujar Bupati Buton Utara, Abu Hasan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/3).

Menurutnya, desa layak mendapatkan gelontoran dana memadai sehingga pembangunan Indonesia yang harus dimulai dari desa sebagaimana Nawacita Presiden Jokowi dapat terwujud. Selain itu, harus ditunjang pula dengan kinerja aparatur pemerintah desa yang mumpuni sehingga dana dapat tepat sasaran dan mampu menekan angka kemiskinan.

Mantan Karohumas Pemprov Sultra ini menambahkan, ia berulang kali mengingatkan para Kades agar tak menyalahgunakan dana desa. Menurutnya, pengawasan dan peringatan harus kerap dilontarkan agar Kades hati-hati mempergunakan dana.

Abu Hasan mengaku, kebijakannya tersebut merupakan instruksi langsung kementerian desa yang meminta kepala daerah proaktif memberikan penjelasan terkait tata kelola dana desa. “Anggaran desa diporsikan untuk membentuk badan usaha milik desa (BumDes) yang nantinya dimanfaatkan untuk mendorong pertumbahan ekonomi. Selain itu untuk pembangunan infrastruktur desa terutama sarana olah raga.

Dana desa juga bisa dipergunakam untuk pengembangan SDM warga desa dan mendukung petani agar lahan pertaniannya menghasilkan pangan melimpah. Pemkab Butur menggandeng jaksa masuk desa. Sehingga tak ada Kades terjerat hukum,” tandasnya. (b/had)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top