Bupati Konkep Serahkan LKPJ Tahun 2016 – FAJAR Sultra
News

Bupati Konkep Serahkan LKPJ Tahun 2016

LANGARA – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) serahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2016 kepada pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konkep, di Gedung Paripurna DPRD Konkep, Senin (3/4).

Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT dalam laporannya mengatakan bahwa meskipun belum maksimal, realisasi penerimaan pendapatan daerah tahun 2016 cukup menggembirakan yang mencapai angka 90,80 dari target yang telah ditentukan.

“Target pendapatan Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan pada tahun anggaran 2016 direncanakan sebesar Rp 652,27 milyar lebih. Realisasi pendapatan sampai dengan akhir tahun anggaran 2016 mencapai Rp 510,54 milyar atau sekitar 90,80 persen dan ini cukup menggembirakan bagi kita meskipun belum sepenuhnya tercapai,” katanya.

Sementara target belanja daerah Konkep tahun anggaran 2016 yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp 614,81 milyar, sampai akhir tahun anggaran 2016 hanya terealisasi sebesar Rp 524,10 milyar atau sekitar 85,25 persen dari total anggaran.

“Realisasi fisik pelaksanaan program dan kegiatan sampai dengan akhir tahun anggaran 2016 secara rata-rata telah mencapai 100 persen. Walaupun demikian terdapat beberapa kegiatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kesehatan yang sampai akhir tahun anggaran 2016 belum seluruhnya dirampungkan,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Konkep, Musdar SSos didampingi Wakil Ketua II DPRD Konkep, Jaswan SE ditanya terkait pengawasan beberapa proyek di dua dinas yakni PU dan Dinkes Konkep yang hingga saat ini belum dirampungkan mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan. Namun disadarinya bahwa mandeknya beberapa titik proyek tersebut terkendala dengan kondisi masyarakat yang tidak sepaham untuk melakukan percepatan pembangunan daerah.

“Kalau fungsi pengawasan tetap kami lakukan, tapi untuk beberapa titik proyek misalnya pekerjaan Rumah Sakit yang saat ini jalan untuk mengantar material bangunannya disegel oleh pemilik lahan. Kami tidak punya wewenang untuk memaksa masyarakat melepaskan atau menghibahkan tanahnya begitu saja. Sudah beberapa kali kami lakukan mediasi antara masyarakat pemilik lahan dan Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan untuk difikirkan bersama bagaimana solusinya tapi sampai saat ini belum terselesaikan, tapi tetap kita usahakan, kita dudukkan bersama untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya. (rs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top