BI Sempurnakan Ketentuan Bilyet Giro – Fajar Sultra
News

BI Sempurnakan Ketentuan Bilyet Giro

KENDARI – Dalam rangka memberikan pemahaman tentang ketentuan terbaru menyangkut penggunaan Bilyet Giro (BG) kepada perbankan di Kota Kendari. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sultra menyosialisasikan ketentuan tersebut.

“Bank Indonesia selaku otoritas sistem pembayaran di Indonesia telah menyempurnakan ketentuan mengenai penggunaan BG yang diatur dalam Peraturan Bank Indonesia No. 18/41/PBI tentang Bilyet Giro dan Surat Edaran BI No.18/32/DPSP tgl 29 Nov 2016 perihal Bilyet Giro. Tujuan penyempurnaan ini, untuk meningkatkan keamanan penggunaan BG dan perlindungan bagi pihak pengguna BG,” ujar Taufan Anggara selaku Pengawas Sistem Pembayaran KPwBI Sulawesi Tenggara, Selasa (11/4).

BI juga menegaskan bahwa BG hanya merupakan sarana atau alat perintah pemindahbukuan dana ke rekening yang ditunjuk. Dengan demikian BG tidak bisa dicairkan secara tunai dan tidak dapat dipindahtangankan karena BG bukan termasuk surat berharga. BG hanya akan dibayarkan kepada penerima yang namanya tercantum dalam BG.

“Hal lain yang diatur yakni terkait jangka waktu penggunaan BG yaitu 70 hari setelah tanggal penarikan, adapun tanggal efektif harus berada pada rentang tanggal penarikan dan tanggal pengunjukan. Setelah melewati batas waktu tersebut BG tidak berlaku lagi,” jelasnya.

Nilai transaksi menggunakan BG yang dapat diproses melalui SKNBI (Sistem Kliring Nasional BI) adalah Rp500 juta. Nilai tersebut merupakan batas yang dapat diselesaikan secara bilateral antar bank dengan cara Inkaso. Agar BG dapat dipergunakan maka BG harus memenuhi syarat formal yang dipersyaratkan diantaranya untuk bank tertarik yakni nama dan nomor BG, nama bank tertarik dan perintah yang jelas dan tanpa syarat untuk memindahbukukan sejumlah dana atas beban rekening giro penarik.

“Sementara syarat formal BG yang harus dipenuhi oleh penarik yaitu, nama dan nomor rekening penerima, nama bank penerima, jumlah dana yang dipindahbukukan baik dalam angka maupun huruf, tanggal penarikan, tanggal efektif, nama jelas penarik dan tanda tangan basah dari penarik,” tandasnya.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh 75 perserta dari perbankan yang ada di Sultra dan dibuka oleh Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Sultra, Harisuddin. (m5/b/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top