Hypermart Terancam Ditutup – FAJAR Sultra
News

Hypermart Terancam Ditutup

KENDARI – Setelah ditemukan barang dagangan kadaluwarsa, apalagi melalui sidak oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan DPRD Provinsi Sultra, maka Hypermart Lippo Plaza Kendari terancam ditutup.

Anggota Komisi I DPRD Kota Kendari, Muhammad Ali menerangkan, ancaman tersebut bisa saja terjadi mengingat sidak bermula dari adanya korban setelah mengkonsumsi makanan dari mal besar tersebut.

Menurutnya, pengawasan dilakukan oleh pihak dewan itu bertingkat, dimana dinas sebagai SKPD teknis bisa melakukan sidak secara rutin sesuai tugas dan tanggung jawab.

“Pihak terkait itu harus turun ke lapangan untuk melakukan sidak bukan saja di Hypermart tetapi semua toko dan supermarket,” ucapnya.

Mengingat, lanjutnya, kasus yang sama sudah sering dilakukan oleh pihak Hypermart sehingga tindakan tegas harus diambil dari dinas terkait maupun anggotan dewan.

“Kami akan panggil pihak Hypermart untuk melakukan rapat dengar pendapat,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, jika peringatan yang sudah diberikan tidak diindahkan, maka pencabutan izin usaha akan dilakukan.

“Akan dipanggil jika tidak ditanggapi maka ditindak tegas mengingat Sudah empat kali melakukan kesalahan itu bukan hal yang kecil tapi sudah sangat membahayakan nyawa orang,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Provinsi mengatakan, masyarakat jangan tertipu dengan nama besar hypermarket karena ungkapnya sudah tiga kali kesalahan yang sama dilakukan oleh pihak pengelolah.

“Ini kasus keempat setelah sudah tiga kali dilakukan peringatan, sehingga masyarakat harus lebih berhati-hati jangan tertipu dengan nama besar swalayan tersebut,” ucapnya.

Tambahnya, pihaknya juga akan melakukan rapat dengar pendapat dengan manajemen hypermart agar ucapnya. Pengelola bisa melakukan perubahan.

“Hypermart merugikan masyarakat jika terus kesalahan ini terus berlangsung,” jelasnya.

Masih dia, sanksi terberat bisa diberikan kepada pihak pengelola mengingat kesalahan ini sudah sangat fatal.

“Sanksi terberatnya itu penutupan sementara hingga manajemen pengelolah diperbaharui,” ungkapnya. (rs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top