Dinkes Sedia Obat hingga 18 Bulan – Fajar Sultra
News

Dinkes Sedia Obat hingga 18 Bulan

LAWORO – Masyarakat Muna Barat (Mubar), untuk sementara tak perlu khawatir dengan kekurangan obat di setiap Puskesmas. Dinas Kesehatan (Dinkes Mubar sudah menyediakan obat hingga 18 bulan ke depan. Dinkes melakukan ini untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan obat.

“Masyarakat Muna Barat tidak perlu khawatir lagi dengan kekurangan obat karena kita sudah siapkan. Bukan hanya persediaan untuk 12 bulan tetapi perencanaanya harus mencapai 18 bulan. Sehingga tidak terjadi kekurangan obat meskipun pengiriman obat di tahun yang akan datang mengalami keterlambatan hingga 6 bulan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Muna Barat Laode Mahajaya, Rabu (26/4).

Mahajaya mengatakan dalam melakukan persediaan obat Dinkes Mubar tidak pernah main-main. Olehnya itu pihaknya telah menyiapkan anggaran yang cukup besar hingga mencapai Rp 2,1 M yang terdiri dari Rp 1,4 M dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Rp 750 juta dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Kita memperjuangkan obat itu tidak main-main. Sebetulnya kalau terealisasi semua kita tidak akan pernah kekurangan obat, karena anggaran yang kita siapkan sudah bisa mencukupi kebutuhan hingga 18 bulan, “ungkapnya.

Dia menyebutkan untuk pengadaan obat sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan pihak Dinkes tidak melakukan pembelian lansung di tokoh obat tetapi harus melalui pembelian ekatalog melalui bantuan ULP.

“Kita tidak bisa melakukan pengadaan sendiri karena kita hanya memberikan rancangan kebutuhan obat nanti ULP yang lakukan pengadaan melalui pembelian ekatalog. Kalau obatnya ekatalog berarti lansung di epurchesing oleh pejabat pengadaan barang dan jasa. Olehnya itu meskipun kita sudah menyiapkan anggaran yang besar tetapi kalau pihak ULP lampat dalam melakukan pembelian melalui ekatalog itu percuma. Olehnya itu kita berharap ULP bisa cepat bertindak sehingga tidak adalagi kekurangan obat,” pungkasnya. (rs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top