Festival Kalandue Siap Dihelat 1 Mei – FAJAR Sultra
News

Festival Kalandue Siap Dihelat 1 Mei

* CM 7 Sodoha Juarai Lomba Dayung Tradisional

KENDARI – Dinas Kelautan dan Perikanan Kota KEndari bersama Harian Rakyat Sultra mengelar Festival Teluk Kendari, dengan mengelar dua kegiatan menyambut perayaan hari jadi ke 186 Kota Kendari.

Kegiatan itu yakni Lomba Dayung Tradisional dan Festival Kalandue.

Lomba Dayung Tradisional yang digelar kemarin di Teluk Kendari disaksikan ratusan warga.

Dalam perlombaan tersebut, tim lomba dayung tradisional dari lomba dayung CM 7 Sodoha tampil sebagai satu, disusul juara dua tim Kelurahan Lapulu, Pesona Laut Kelurahan Bungkutoko menyabut juara tiga.

Sedangkan juara empat berhasil direbut Dinas Perhubungan Kota Kendari, dan juara lima direbut Dinas Kesehatan Kota Kendari.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kemeriahan Hari Jadi ke 186 Kota Kendari.

Sedikitnya 50 pedayung dari masyarakat umum, perwakilan dari masing-masing SKPD, dan pejabat kelurahan serta kecamatan mengikuti kegiatan tersebut.

Lomba yang dimulai pada pukul 11.00 WITA, dibuka langsung Sekretaris Kota Kendari Dr Alamsyah Lotunani.

Lomba tersebut dimaksudkan untuk menanamkan rasa tanggung jawab masyarakat kepada laut, utamanya menjaga teluk kendari agar tetap bersih dari sampah.

Mengingat di teluk kendari saat ini, sudah mengalami pendangkalan akibat sedimen lumpur dan sampah.

“Kita tanamkan budaya masyarakat kita untuk mencintai pesisir laut, karena kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang,” tuturnya saat membuka kegiatan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi, memperkokoh semangat kebersamaan, persatuan, dan menjadi ajang hiburan di Hut Kota Lulo yang ke 186.

“Disini bisa menjadi ajang silaturahmi masyarakat kita, yang tadinya tidak saling mengenal dengan adanya lomba bisa saling mengenal,”pungkasnya.

Ia pula berpesan agar lomba ini nantinya menjadi ajang tahunan, dan bisa menjadi ikon Kota Kendari juga.

“Ini akan kita laksanakan setiap tahun karena banyak nilai positifnya,”pesannya.

Festival Kalandue

Rangkaian Festival Kalandue akan dihelat pada 1 Mnei mendatang. Sebelumnya, kegiatan tersebut akan digelar pada 29 April, namun karena beberapa pertimbangan dari panitia, festival tersebut undur pada 1 Mei 2017.

Begitupun juga dengan lokasi pelaksanaan yang awalnya akan diselenggarakan di tepat di depan Grand Clarion Hotel Kendari, kini dipindahkan ke arah Lapulu.

Pemindahan waktu dan tempat penyelanggaraan festival menurut Kepala Bidang Perizinan, Pengalihan Mutu dan Penyelenggara TPI DKP Kota Kendari, Sentosa disebabkan adanya beberapa kegiatan yang diundur pelaksanaannya, sehingga mempengaruhi jadwal yang sudah ada, begitupun juga dengan lokasi dipindahkan lokasi yang lebih strategis yang diperkiraan banyak kalandue.

“Kita undur karena ada kegiatan gerak jalan yang diundur waktunya, dan lokasi awalnya depan Grand Clarion Hotel Kendari pindahkan ke arah Lapulu, karena kita sudah survei, disana, lebih banyak Kaladuenya dan lokasinya yang lebih luas, mengingat ini kita utamakan juga keselamatan para peserta,”jelasnya.

Pihak panitia menargetkan, ribuan peserta dari berbagai tim akan ikut ambil bagian dalam festival tersebut.

Kalandue bernama latin Bivaldio diperdiksi banyak menghuni teluk kendari disekitar daerah lapulu. Kalandue dulunya banyak ditemukan di depan grand clarion hotel, namun karena posisinya sudah banyak dipenuhi lumpur, sehingga sudah tidak ditemukan lagi kerang ini di lokasi tersebut.

Sentoso menuturkan, Festival Kalandue yang digelar di Kota Kendari merupakan yang pertamakali dilakukan di Sultra, Diharapkannya, melalui festival ini, masyarakat lebih mencintai lingkungan utamanya hutan mangrove, sebagai habitat asalnya kerang Kalandue, juga sebagai ajang mempererat tali silaturahmi masyarakat Kota Kendari.

“Semoga dengan adanya Festival ini masyarakat semakin menjaga dan mencintai lingkungannya, utamanya mangrove, dan ini juga sebagai ajang memupuk kebersamaan masyarakat,” harapnya.

Untuk peserta terbuka untuk umum baik SKPD, kelurahan, Kecamatan, dan masyarakat luas.

“ Alhamdulillah kita sudah 70 persen persiapan, tinggal menginformasikan saja kepada masyarakat terkait perubahan jadwal dan pemindahan lokasi, dan yang sudah ikut tehnical meeting bisa menginformasikan kepada yang lain,” tutupnya. (rs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top