Kasad Berharap Sultra Jadi Contoh Sinergitas – Hacked by TryDee
News

Kasad Berharap Sultra Jadi Contoh Sinergitas

KENDARI – Upacara peringatan Dirgahayu Sultra ke-53 yang digelar di pelataran Tugu Religi Sultra Kendari berlangsung cukup meriah, Kamis (27/4).

Seluruh elemen masyarakan mulai dari TNI, Polri, PNS, swasta bahkan sampai anak sekolah ikut berpartisipasi mengikuti jalannya pelaksanaan upacara.

Apalagi dengan hadirnya Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Gubernur Sultra H. Nur Alam membuat perayaan hari jadi tahun ini, beda dari tahun-tahun sebelumnya.

Sementara, Komandan Korem (Danrem) 143 Halu Oleo Kolonel Inf. Andi Perdana Kahar mengambil peran yang sangat penting sebagai komandan upacara.

Pada kesempatan tersebut, Mulyono menegaskan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus bersama-sama memperhatikan sektor maritim, khususnya kabupaten Wakatobi yang saat ini telah menjadi destinasi wisata nasional dan dunia, sekaligus menjadi salah satu ikon provinsi sultra.

Selain itu dalam amanatnya, Mulyono juga mengajak masyarakat sulawesi tenggara agar tetap menghargai perbedaan, sehingga bisa bersinergi dalam membangun provinsi sulawesi tenggara.

“Sulawesi tenggara patut dijadikan contoh karena tidak ada kasus dan permasalahan menonjol terkait intoleransi, walaupun keragaman suku dan agama di wilayah ini cukup besar,” ungkapnya.

Apalagi, tambahnya dengan tidak adanya kasus intoleransi yang menjadi ciri khas masyarakat di sulawesi tenggara, menunjukan bahwa besarnya kesadaran masyarakan sultra tentang pentingnya menghargai perbedaan, dan eratnya sinergitas diantara pemerintah daerah, TNI/Polri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh komponen bangsa serta masyarakat yang terpelihara dengan baik hingga saat ini.

Mulyono berharap agar provinsi sulawesi tenggara menjadi contoh pembangunan sinergitas, bagi daerah-daerah lain diindonesia.

Usai upacara, salah satu kegiatan yang dinanti-nantikan publik sultra dihadirkan, yakni aksi terjun payung dengan membawa bendera daerah dan pertunjukan atraksi pesawat tempur diatas udara dari Batalyon Komando 464/Nanggala atau dikenal Yonko 464/Paskhas.

Masing-masing penerjun membawa bendera kebesaran, mulai dari bendera merah putih, TNI, Polri, bendera kabupaten/kota se-sultra, dan PT Antam. (rs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top