Kejati Kembalikan Barang Bukti – Hacked by TryDee
News

Kejati Kembalikan Barang Bukti

KENDARI– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra akhirnya mengembalikan barang bukti uang tunai senilai Rp 1,3 miliar lebih kepada pemerintah Bombana, atas kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Sekda Bombana Idrus Efendi Kube, Kamis (27/4) di kantor Kejati Sultra.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra Sugeng Djoko Susilo mengatakan, pihaknya terpaksa menghentikan kasus tersebut karena Idrus tidak layak lagi disidangkan, setelah menderita kelumpuhan permanen.

“Kami terpaksa hentikan kasus ini. Karena tersangkanya sakit keras. Baru selesai operasi otak, dan sudah tidak bisa diajak bicara. Kami tidak mungkin limpahkan ke pengadilan lagi, makanya kami hentikan kasusnya,” terangnya.

Selama menangani kasus tersebut pihaknya sudah melakukan penyidikan dan menahan barang bukti berupa uang tunai.

Namun karena kasus itu dihentikan, maka semua barang bukti yang telah dititipkan melalui rekening Kejati harus dikembalikan ke pemerintah daerah Bombana.

“Kami sudah penyidikan dan lakukan penyitaan. Tersangkanya belum pernah diperiksa karena kesehatannya, yakni jaringan sarafnya sudah rusak dan tidak bisa lagi memberikan keterangan. Makanya, barang buktinya kami kembalikan ke pemda Bombana,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bombana Sitti Saleha mengatakan pihaknya sangat berterimakasih dan mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi, dalam mengungkap kasus korupsi di Sultra khususnya di Bombana.

Kata dia, uang yang merupakan barang bukti tersebut pihaknya akan gunakan sebagai pembangunan di Bombana yang tentunya melalui komunukasi dan koordinasi dengan DPRD Bombana.

Kata Saleha, uang tersebut merupakan kerugian negara yang berasal dari APBD Bombana. Sehingga pihaknya berhak mendapatkan kerugian negara tersebut dan untuk digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Saya berharap sekali, kasus dugaan korupsi seperti ini tidak lagi terulang di Bombana. Uang ini saya akan komunikasikan dengan DPRD sebagai pertimbangan dalam pemanfaatannya kedepan,” tutupnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Sultra menetapkan Idrus Efendi Kube sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi terbitnya iuran kartu izin pemungutan tambang emas di Bombana tahun 2009-2010.

Sayangnya, Kejati Sultra harus menghentikan penyelidikan kasus tersebut setelah tersangka jatuh sakit dan mengalami kelumpuhan permanen. (rs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top