Dewan Awasi Produk Asing – Hacked by TryDee
News

Dewan Awasi Produk Asing

KENDARI – Maraknya peredaran produk makanan alias snack asal Cina di Sultra beberapa bulan terakhir ini, mendapat perhatian khusus dari anggota DPRD Sultra. Pasalnya, selain tidak diketahui izin dan masa kadaluarsanya, juga tidak dapat dipastikan apakah produk tersebut halal atau tidak untuk dikonsumsi masyarakat.

“Kami yakin, peredaran produk ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Konawe saja, tetapi juga beberapa minimarket dan supermarket ada yang yang menjual produk tersebut,” terang Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo saat diwawancarai belum lama ini.

Berbicara produk makanan, kata dia, berarti itu menjadi kewenangan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sehingga perlu adanya tindaklanjut untuk memperketat pengawasan dan membatasi peredaran produk luar. Dikhawatirkan, jangan sampai banyak dari masyarakat yang menjadi korban, akibat tidak diketahuinya kualitas serta keamanan produk tersebut.

Kemudian, selaku komisi yang membidangi masalah BPOM serta tingkat kehalalannya, pihaknya juga meminta kepada MUI dan Disperindag untuk intens mengontrol serta mengidentifikasi produk-produk mana saja yang layak diperdagangkan.

“Sayapun sebenarnya juga timbul rasa ragu, jangan sampai produk china yang diperdagangkan itu hanya kulitnya saja. Kendati demikian, izin peredarannya harus tetap diawasi secara intens,” ujarnya.

Olehnya itu, untuk memastikan maraknya peredaran produk-produk tersebut, pihaknya akan segera membahas persoalan ini di internal komisi, lalu kemudian akan segera memanggil pihak – pihak terkait dalam hal ini BPOM, MUI, dan Disperindag.

“Insya allah, Minggu kedua pertengahan bulan mei, kita akan agendakan sidak dibeberapa supermarket dan daerah-daerah yang teridentifikasi memperdagangkan produk dari luar,” tandasnya.(rs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top