Dua Kursi Eselon II Lowong di Bombana, Sekab dan Kabid jadi Plt – Hacked by TryDee
News

Dua Kursi Eselon II Lowong di Bombana, Sekab dan Kabid jadi Plt

Sitti Saleha

KENDARIPOS.CO.ID — Enam kursi eselon II di Pemkab Bombana memang belum memiliki pimpinan defenitif. Sampai awal Juni tahun ini, enam jabatan kepala Dinas dan Badan di eks otorita Kabupaten Buton tersebut masih dikendalikan pejabat eselon III dengan jabatan Sekretaris merangkap Pelaksana tugas (Plt). Namun kekosongan kursi di level eselon II di daerah itu bertambah lagi. Sebab, dua pejabat definitifnya tidak bisa lagi menjalankan tugas sebagai abdi negara. H. Nasir HS Noy, Terhitung 1 Juni kemarin, tidak bisa lagi menjalankan tugas sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) karena purna bakti sebagai pegawai negeri sipil.

Sementara Ir. Abu Kahar, tidak bisa lagi maksimal bekerja sebagai Kepala Dinas Perizinan. Penyebabnya, Abu Kahar tersangkut masalah hukum di Kejari Bombana dan ditahan di Rutan Kendari. Pensiunnya Kepala BKD dan masalah hukum yang dihadapi Kepala Dinas Perizinan, menambah daftar panjang jabatan kosong di Pemkab Bombana. Tidak hanya itu, kekosongan dua jabatan itu mengharuskan Pj Bupati Sitti Saleha menambah jabatan eselon II dengan status Pelaksana tugas (Plt). Bedanya, untuk penunjukan Plt di dua jabatan ini, satu diantaranya memang sudah menduduki jabatan eselon II, sementara satunya masih menduduki level eselon III.

Pj Bupati Bombana, Sitti Saleha membenarkan hal ini. Katanya, di penghujung Mei dan awal Juni kemarin, ia sudah menunjuk dua Plt untuk mengendalikan sementara dua jabatan di pemerintahannya. Pertama adalah Burhanuddin A HS Noy. Selain tugas utamanya sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekab) Bombana, dia juga kini didapuk sebagai Plt Kepala Dinas Perizinan Terpadu menggantikan posisi Abu Kahar. Sementara jabatan Kepala BKD yang ditinggal pensiun H. Nasir HS Noy diamanahkan pada Kabid Anggaran BKD, Dody A. Muchlisi.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra ini, dua Plt Kadis Perizinan dan Plt Kepala BKD itu mulai efektif bekerja akhir Mei lalu. “SK (surat keputusan) pengangkatan Pak Sekab dan Pak Dodi sebagai Plt sudah saya tanda tangani,” katanya, kemarin. Sitti Saleha mengaku, dirinya sengaja mempercepat penunjukan dua Plt kepala dinas dan badan tersebut , sebab tidak ingin ada kevakuman di kedua SKPD tersebut. Apalagi BKD dan Perizinan mengurusi hal-hal urgen dan sangat berhubungan dengan kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. “Bayangkan BKD ini kerjanya mengurusi uang negara dan daerah, begitu juga perizinan. Kalau tidak cepat ditunjuk Plt semua bisa terhambat. Makanya cepat saya SK kan agar bisa melayani kebutuhan masyarakat,” ungkapnya. (c/nur)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top