Tak Sekedar Mencari Kemenangan, Laga PSM Kontra Persipura Bakal Penuh Emosional – Hacked by TryDee
Bola

Tak Sekedar Mencari Kemenangan, Laga PSM Kontra Persipura Bakal Penuh Emosional

FAJAR SPORT, MAKASSAR – Laga bertajuk bigmatch akan tersaji sebentar nanti Sabtu (3/6), di Stadion Andi Mattalatta Matoangin Makassar antara tuan rumah PSM Makassar kontra Persipura Jayapura, dalam lanjutan Liga 1 2017.

Dua klub raksasa ini kini saling berbuntutan di klasemen Liga 1. Tuan rumah PSM Makassar berada di posisi puncak dengan 17 poin dan hanya selisih satu angka dari tim tamu yang berada di posisi dua dengan 16 angka. Artinya, laga sebentar nanti akan menjadi ajang perebutan takhta kekuasaan.

Tak hanya soal persaingan di papan atas klasemen Liga 1, duel Juku Eja kontra Mutiara Hitam akan menjadi laga penuh emosional bagi pelatih kedua tim.

Pada pertandingan ini akan menjadi ajang reuni pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts dan pelatih Persipura Jayapura, Liestiadi. Ketika Robert Rene Alberts mengantarkan Arema juara Liga Indonesia tahun 2009 lalu, Liestiadi adalah asistennya.

Tahun berikutnya, Robert Alberts hijrah sebagai juru taktik PSM Makassar, Liestiadi kembali dipanggil untuk mendampingi pelatih asal Belanda ini.

Tak sampai satu musim, keduanya berpisah, setelah Robert memutuskan mudur karena keperluan lain yang harus ia selesaikan di Malaysia. Sehingga, Liestiadi diplot menjadi juru taktik PSM melanjutkan kinerja Robert.

2015 lalu, Lisetiadi sempat menjadi nakhoda PSM di Piala Jenderal Sudirman, namun manajemen tidak melanjutkan kerjasama dengan pelatih asal Medan ini, karena dianggap tidak cocok membangun tim Juku Eja.

Sebelumnya, kedua pelatih sudah pernah saling berhadapan saat turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Saat itu, Robert baru saja ditunjuk sebagai pelatih PSM Makassar dan Liestiadi melatih Persegres Gresik United.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengatakan pertandingan ini adalah laga penting dan mengandung banyak sentimen. “Karena 2010 lalu harusnya kami main lawan Persipura, saat itu mereka nomor satu dan kami nomor dua, tapi saya putuskan mundur sebagai pelatih,” kata Robert dilansir Pojoksulsel.com (Jawa Pos Grup).

Robert Alberts menjelaskan, saat itu Persipura Jayapura memimpin kelasemen dan PSM Makassar peringkat kedua.

“Dan sekarang Liestiadi melatih Persipura yang dulunya asisten saya. Sekarang kami pimpin klasemen dan mereka peringkat dua,” jelas Robert.

Sementara bagi Liestiadi, PSM Makassar bukanlah lawan yang mudah apalagi ditangani Robert yang merupakan salah satu pelatih terbaik di Liga 1 saat ini.

“Coach Robert adalah pelatih juara, kita tahu saat ini PSM adalah salah satu tim yang difavoritkan sebagai calon juara di Liga 1,” ungkap Liestiadi. (Fajar/pojok)

LANJUT FAJAR Sport

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top