Puluhan Hektar Padi di Baubau Terancam Gagal Panen – Hacked by TryDee
News

Puluhan Hektar Padi di Baubau Terancam Gagal Panen

ADNAN IRHAM/BERITA KOTA KENDARI
BANJIR DI BAUBAU. Air merendam sawah di kiri dan kanan jalan poros Baubau ke Kabupaten Buton, Rabu (7/6).

BAUBAU, BKK– Hujan lebat yang terjadi sejak Selasa (6/6) membuat sejumlah titik dalam Kota Baubau terendam banjir, Rabu (7/6). Selain banjir, sempat terjadi tanah longsor dan pohon tumbang di beberapa tempat. Wilayah paling parah adalah Kelurahan Waliabuku, Kecamatan Bungi.

Banjir di Kelurahan Waliabuku merendam puluhan hektar padi sawah siap panen. Akibatnya, puluhan hektar padi ini terancam gagal panen. Tempat itu selalu menjadi langganan banjir setiap tahunnya jika musim hujan tiba, bahkan air naik hingga menggenani jalan poros Baubau menuju Kabupaten Buton.

Salah seorang petani, Fatmawati mengatakan, air mulai menggenangi sawah pukul 06.00 WITA. Sebelumnya hujan deras memang turun nyaris tanpa henti. Jika air tidak surut hingga malam (tadi malam), kemungkinan padi akan gagal panen. Kondisi itu diperparah dengan luapan lumpur.

“Kalau sudah kena lumpur, sudah nda bisa mi dipanen,” kata anggota Kelompok Tani Setia itu.

Petani lainnya Suhendra menambahkan, jika padi tidak dapat dipanen, otomatis petani akan merugi. Apalagi ini sudah waktunya panen. Tetapi tidak dilakukan karena hujan terus turun sejak seminggu terakhir.

“Kita sudah mau panen ini sebenarnya, tapi dia hujan. Ini nda tau juga masih bisa dipanen atau tidak,” kata Suhendra.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Baubau, Muslimin Hibali ketika dihubungi mengatakan, banjir memang terjadi di berapa titik di Kota Baubau. Dia belum dapat merinci berapa total lokasi banjir. Namun katanya, banjir kali ini terjadi di banyak tempat, misalnya di Kelurahan Bataraguru, Kelurahan Kadolokatapi, dan beberapa tempat yang memang setiap hujan lebat selalu banjir.

“Iya tanah longsor juga terjadi,” ungkapnya.

Kapolres Baubau, Ajun Komisaris Besar POlisi (AKBP) Suryo Aji yang turun langsung mengecek lokasi banjir mengatakan, banjir terparah terjadi di Kelurahan Waliabuku, termasuk di simpang empat SPBU Betoambari, di mana satu rumah terendam air hingga sebatas pinggang orang dewasa.

Suryo Aji juga belum mendapatkan laporan rinci terkait titik mana saja yang terdampak banjir. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Seluruh personilnya sudah diterjunkan untuk membantu warga yang memerlukan.

“Kita hanya fokus evakuasi korban banjir, tidak ada korban jiwa,” tuturnya. (cr7/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top