Tahun Ini Sultra Target Zakat Fitrah Rp 41 Miliar – FAJAR Sultra
News

Tahun Ini Sultra Target Zakat Fitrah Rp 41 Miliar

Ilustrasi Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Potensi zakat fitrah di Sultra cukup menjanjikan untuk peningkatan kualitas hidup fakir miskin. Jika seluruh masyarakat khususnya muslim di Bumi Anoa menunaikan salah satu rukun Islam itu maka amil zakat bisa mengumpulkan Rp 2,7 triliun pertahun. Sementara yang bisa direalisasikan hanya enam persen dari nilai itu yakni Rp 39 miliar untuk tahun 2016.

Untuk tahun 2017 ini, Kementerian Agama Sultra hanya berani menargetkan meningkat Rp 2 miliar dari realisasi tahun lalu. Jika ditambahkan dengan realisasi zakat tahun lalu sebesar Rp 39 miliar maka total target zakat 2017 sebesar 41 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Pemberdayaan Zakat Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Sugianto. Menurutnya kesadaran membayar zakat bagi mereka yang mampu masih sangat minim. “Memang ada peningkatan dari tahun ke tahun, misalnya 2015 itu Rp 29 miliar, kemudian 2016 naik Rp 39 miliar, tapi kalau jumlah itu dibandingkan dengan potensi yang ada yang mencapai Rp 2,7 triliun maka tentu masih sangat jauh,” ujar Sugianto.

Selain kasadaran masyarakat yang masih kurang, eksistensi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) belum merata di semua kabupaten dan kota. Saat ini baru sembilan kabupaten kota yang membentuk Baznas. Sebab keberadaan lembaga ini terkait dengan pengelolaan zakat dan pelaporan zakat di daerah masing-masing. “Sebenarnya bisa jadi angka Rp 39 miliar itu
yang masuk ke kita bukan angka real di lapangan karena jangan sampai ada zakat yang tidak terlaporkan,” ungkapnya.

Terkait pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah tahun ini, sudah dihimbau pada Amil Zakat untuk mengingatkan masyarakat agar membayar zakatnya lebih awal. Agar pendistribusiannya juga lebih cepat. Sehingga si penerima bisa memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

Realitanya lanjut Sugianto masyarakat baru akan membayar zakat diakhir bulan Ramadan. Sehingga pendistribusiannya biasa dilakukan hari lebaran atau sehari sebelumnya. Padahal idealnya awal puasa sudah membayar zakat. “Misalnya bawa beras bisa langsung diberikan kepada yang berhak. Kalau diuangkan juga bisa lebih diamanfaatkan lebih cepat,” katanya.

Sementara untuk besaran zakat fitrah per orang itu beragam untuk wilayah Sultra. Tergantung kesepakan pihak daerah yang melihat harga-harga dipasaran. (ely/b)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top