Guru Jangan Ikut Politik Praktis – Hacked by TryDee
News

Guru Jangan Ikut Politik Praktis

TIRAWUTA, BKK- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kolaka Timur, Surya Adelina Hutafea kembali mengingatkan para guru untuk tidak ikut-ikutan dalam politik praktis, utamanya Pemilihan Gubernur Sultra mendatang. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, masih ada oknum guru yang ikut terlibat dalam mendukung calon-calon tertentu.

Guru, terutama guru SMA, memang menjadi sasaran tim sukses karena dianggap bisa memengaruhi siswa yang sudah cukup umur dan keluarganya. “Memang guru memiliki hak untuk berpolitik, namun tidak serta merta harus ikut dalam politik praktis. Guru cukup bekerja untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ungkap Surya saat mengikuti acara safari ramadan di Aula Gedung Sekolah SMPN 1 Polipolia, Minggu (11/6).

Dia berharap agar para guru bisa mengindahkan peringatan ini. Sebab jika tidak, dia tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi. “Untuk sanksi secara organisasi pastinya ada, namun sebatas sanksi mutasi ketempat yang lebih terpencil”. jelas Surya.

Bagi guru yang tergabung dalam PGRI Koltim, karena hampir semuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka sanksinya pun sudah sangat jelas. “PNS dalam undang-undang diikat untuk tidak terlibat politik praktis. Jadi termasuk guru yang PNS juga sama, apa lagi Gubernur Sulteng juga pernah mengingatkan bagi guru terkhusus di PGRI jika terlibat politik praktis akan disanksi tegas, terkecuali guru tersebut telah pensiun,” tandas Surya.

Untuk diketahui setelah lebaran nanti, Dikmudora Koltim akan diadakan mutasi dengan alasan penyegaran. (cr8/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top