Pemprov Sultra Raih WTP Empat Kali, Nur Alam Puas – Fajar Sultra
News

Pemprov Sultra Raih WTP Empat Kali, Nur Alam Puas

Nur Alam saat menerima predikat WTP dari BPK.

KENDARIPOS.CO.ID — Gemuruh tepuk tangan sontak terdengar dalam rapat paripurna DPRD Sultra, Jumat (16/6) sore. Sebuah kabar menggembirakan disampaikan Syafrudin Mossi, Kepala Auditor Utama Keuangan Negara Wilayah VI BPK RI. Di mimbar, ia menyampaikan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Pemprov Sultra, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan catatan bersih. Ganjarannya adalah predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Prestasi ini adalah torehan kali keempat berturut-turut yang diraih Pemprov Sultra atas bersihnya Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). “Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap LKPD Pemprov Sultra, dan terdapat kesesuaian standar akuntansi pemerintahan, kepatuhan perundang-undangan dan efektifitas. Sehingga, BPK memutuskan jika LKPD itu mendapat opini WTP,” ungkap Syafrudin Mossi yang disambut aplaus meriah.

Menurut dia, Pemprov Sultra telah menunjukan komitmen terhadap kualitas laporan keuangan yang dihasilkan serta mampu menciptakan sinergi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan. Tentu juga tak terlepas dari dukungan DPRD sebagai mitra pemerintah. “Makanya ini menjadi WTP ke empat bagi Pemprov Sultra. Itu membuktikan komitmen yang tinggi dari semua yang terlibat,” tambahnya.

Meski mendapat hasil terbaik, lanjut dia terdapat hal-hal yang perlu perhatian serius. Pertama soal serah terima sarana dan prasarana SMA/SMK dari kabupaten/kota yang belum tertib. Kedua, penganggaran dan pengeluaran bagi hasil kabupaten/kota pada akun pengeluaran pembiayaan masih belum tepat. Ketiga, pengelolaan persediaan dan penyajian beban persediaan serta saldo persediaan tidak sesuai ketentuan.

Sepanjang acara, senyum sumringah tidak pernah lepas dari bibir Nur Alam, Gubernur Sultra. Hal itu menggambarkan jika dirinya sangat puas dengan hasil pemeriksaan itu. Rasa optimisnya selama ini terbayar sudah. “Ini pidato terakhir saya di mimbar ini, tapi saya bangga bisa berdiri disini pada situasi seperti ini. Tentu, ini bukan hanya hasil kerja saya, jajaran saya, tetapi semua pihak yang sudah bersinergi dengan cukup baik,” katanya, yang lagi-lagi ditingkahi riuh aplaus.

Dia menyampaikan terima kasih kepada BPK RI dan BPK Perwakilan Sultra. Dia menyadari proses pemeriksaan cukup melelahkan sejak penyerahan LKPD, 31 Maret lalu. Namun pekerjaan itu bisa tuntas tepat waktu. Nur Alam berharap WTP itu masih terus berlanjut meski bukan lagi masa kepemimpinannya sebagai gubernur. “Yang pensiun hanya saya. Para SKPD masih bisa bekerja hingga LKPD berikutnya, dan saya yakin itu asal komitmen memberikan yang terbaik buat lembaga masih terjaga,” lanjut pemimpin yang akan mengakhiri tugasnya Februari 2018 nanti itu.

Menjawab tiga catatan khusus yang diberikan BPK, Nur Alam mengganggap itu hal tehnis yang saat ini masih dalam proses perbaikan. Kata dia, daerah lain juga mengalaminya justru Pemprov dinilai lebih baik. “Seperti masalah SMA/SMK tadi, kan memang karena baru diserahkan, sama halnya dengan saldo persediaan dan bagi hasil itu juga masih kita benahi,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh mengapresiasi capaian pemerintah itu. Menurutnya, WTP itu bukan prestasi yang diraih dengan mudah. Kerja keras semua pihak yang menjadi bagian dalam penyusunan LKPD itu adalah kuncinya. “Sebelum diserahkan ke BPK, laporan keuangan itu juga sudah kami lihat dan kami yakini telah sesuai dengan standar penyusunan LKPD. Kalau kemudian akhirnya mendapat WTP, itu sudah pantas,” katanya. (ely)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top