Pemecatan 40 Perangkat Desa Waelumu Langgar Aturan – FAJAR Sultra
News

Pemecatan 40 Perangkat Desa Waelumu Langgar Aturan

ISWANDI/BERITA KOTA KENDARI
SUASANA rapat konsultasi antara DPRD dan Pemkab Wakatobi yang membahas pemecatan 40 perangkat Desa Waelumu, di DPRD Wakatobi, Jumat (16/6).

WANGIWANGI, BKK- DPRD Wakatobi meminta Pemerintah Kabupaten Wakatobi segera melakukan Pemilihan Antar Waktu Kepala Desa Waelumu sebagai solusi atas insiden pemecatan 40 perangkat desa yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas Kepala Desa Waulumu, Jayadin. Surat keputusan pemecatan itu juga harus dianulir.

Demikian kesimpulan yang dihasilkan dalam rapat antara DPRD Wakatobi dengan Pemkab Wakatobi, di gedung DPRD Wakatobi, Jumat (16/7). Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Pemkab Wakatobi, Ilya Abibu.

Dalam pandangannya, DPRD menganganggap Plt Kades Waelumu telah melanggar Permendagri No 83 tahun 2015 tentang Mekanisme Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa serta PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, khususnya di pasal 4 ayat 1 tentang penyalahgunaan wewenang.

“Ada tiga kesimpulan yang dihasilkan. Pertama, Pemda secepatnya memfasiltasi pelaksanaan proses pemilihan antar waktu paling lama enam bulan. Kedua, pergantian perangkat desa harus sesuai mekanisme dan ketiga harus menaati aturan Permendagri tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa,” kata Sudirman Said, salah seorang anggota DPRD Wakatobi.

Sudirman mengatakan, Pemkab harus secepatnya mengaktifkan kembali 40 perangkat desa yang sudah dipecat untuk meredam gejolak yang terjadi di masyarakat desa. “Semuanya telah disampaikan oleh Pemda. Dalam hal ini, yang kita cari bagaimana win-win solution itu tetap menjaga keutuhan, silaturahmi, dan persaudaraan yang ada di sana,” katanya.

Dalam waktu dekat ini, DPRD juga akan membentuk tim gabungan yang terdiri dari komisi terkait, dinas terkait dan meminta Camat Wangiwangi agar melakukan mediasi di desa tersebut. Agar polemik yang terjadi di masyarakat tidak semakin berkembang dan berubah liar.

Sementara Sekkab Wakatobi, Ilya Abubu mengatakan pemerintah tidak ingin ada kebijakan yang merugikan masyarakat. Karena itu, Pemkab dalam hal ini akan membatalkan SK pemberhentian ke-40 perangkat desa tersebut.

“Semua kesimpulan dari rapat ini akan kami jalankan. Termasuk pemilihan antar waktu kepala desanya yang secepatnya kami proses,” kata Ilya.

Informasi yang dihimun Berita Kota Kendari menyebutkan pemecatan massal terjadi hanya dua pekan setelah Jayadi ditunjuk sebagai Plt Kepala Desa Waelumu. Ini mengakibatkan hampir seluruh aktivitas kantor desa tidak berjalan maksimal. Karena yang dipecat sangat banyak, mulai dari petugas kantor, pengurus masjid hingga petugas kebersihan.

Sayangnya, akar permasalahan hingga munculnya pemecatan tersebut masih simpang siur. Terlebih, Jayadi selalu menghindar dari media. (k1/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top