Akses Andoolo-Puunggapu Terputus, Ratusan Rumah di Konsel Dilanda Banjir – Fajar Sultra
News

Akses Andoolo-Puunggapu Terputus, Ratusan Rumah di Konsel Dilanda Banjir

Wakil Bupati Konawe Selatan, Arsalim saat meninjau lokasi banjir di kecamatan Andoolo dan Buke.

KENDARIPOS.CO.ID — Intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Konawe Selatan (Konsel) sejak awal pekan ini mengakibatkan ratusan rumah warga dilanda banjir. Hingga Selasa (20/6), tercatat ada tujuh kecamatan di kabupaten itu yang terendam, yakni Andoolo, Buke, Kolono Timur, Laeya, Palangga, Baito dan Andoolo Barat. Dua aliran sungai di Andoolo yakni Anggotawe dan sungai Roraya tak mampu menampung debit air sehingga mengakibatkan luapan.

“Banjir mulai terjadi sekitar pukul 05.30 Wita setelah hujan terus semalam. Tiba-tiba air masuk dalam rumah,” ungkap Sri (42) warga Andoolo, kemarin. Dari kejadian tersebut ratusan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum seperti Puskesmas DU ikut terendam. Pasar Suka Maju yang terletak di Desa Andoolo Utama juga ikut digenangi air.

Wakil bupati Konsel, Dr. H Arsalim Arifin didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Armansyah turun langsung di lapangan meninjau titik bencana banjir tersebut. Tercatat ada 294 rumah warga yang terendam. “Saat ini pendataan masih terus berlangsung,” ungkap Arsalim, kemarin. Mantan Kepala Bappeda Konsel ini mengungkapkan, dari kejadian tersebut, pihaknya langsung mengintruksikan pihak BPBD serta dinas terkait untuk melakukan pendataan warga yang terdampak bencana.

“Sambil kita instruksikan pihak BPBD untuk membuat tenda pengungsian. Kita juga berkordinasi dengan pemerintah provinsi untuk bantuan logistik,” ujarnya. Konsel-2 ini sekaligus meminta kepala desa dan camat untuk berjaga-jaga terhadap potensi banjir susulan. Selain beberapa rumah yang terendam, jalan yang menghubungkan antara Desa Andoolo dan Punggapu juga ikit terputus.

Jalan yang merupakan akses menuju Kabupaten Bombana itu belum normal hingga pukul 15.00 Wita kemarin. Sejumlah pengendara terjebak. Berbagai upaya dilakukan warga untuk meloloskan kendaraan, khususnya motor.
Dari Kecamatan Kolono dilaporkan terdapat delapan desa dan satu kelurahan ikut terendam banjir. “Wilayah yang terkena banjir itu di Desa Aunio 82 KK, Desa Batu Putih 70 KK, Desa Andinete 20 KK, Desa Mondae Jaya 15 KK, Desa Lamotau 13 KK, Desa Waworano 10 KK, Desa Tiraosu 10 KK dan Kelurahan Kolono 11 KK,” rinci Camat Kolono, Langga, kemarin. (b/kam)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top