Mahasiswa Minta Diperlihatkan Pertanggungjawaban Dana Desa – FAJAR Sultra
News

Mahasiswa Minta Diperlihatkan Pertanggungjawaban Dana Desa

ISWANDI/BERITA KOTA KENDARI
TRANSPARANSI DANA DESA. Mahasiswa berbincang dengan Staf Ahli Bupati Wakatobi, Jumadin di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa meminta transparansi pengelolaan dana desa 2016 – 2017.

WANGIWANGI, BKK- Puluhan pengunjuk rasa mendesak Bupati Wakatobi, Arhawi dan Ketua DPRD Muhammad Ali Tembo, agar memerintahkan seluruh Kepala Desa yang ada di Wakatobi menyerahkan laporan atau surat pertanggungjawaban pengelolaan ADD/DD. Mereka mengancam akan mengajukan mosi tidak percaya jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum Wakatobi (FKMH-W) itu menggunakan UU No 1 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta UU No 22 tahun 2016 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2017. Menurut informasi yang diterima mahasiswa, ada sejumlah kejanggalan dari penggunaan dana desa, terutama pada 2016.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Wakatobi, H Arhawi yang menerima massa pendemo di ruang kerjanya menerangkan bahwa pengelolaan ADD maupun DD sudah sesuai aturan. Bahkan hasil audit BPK pada Februari lalu tidak ditemukan adanya penyalahgunaan anggaran.

“Jadi pada audit BPK untuk ADD/DD 2016 kemarin, tidak ada temuan dan semua berjalan dengan lancar. Intinya bahwa pemerintah sangat serius untuk melaksanakan dana desa itu dengan baik,” katanya.

Hanya saja, Arhawi menggarisbawahi bisa saja ada yang membajak ADD/DD dengan mengatasnamakan bupati. Isu itu kemudian diembuskan kepada publik untuk menjatuhkan citra dirinya.

“Jadi mengenai hal ini, percayakan sama pemerintah ya,” kata Arhawi Ruda. (k2/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top