Kadis hingga Lurah Ikut Hijrah ke Pemprov

Selasa, 2 Februari 2021 06:03

Kepala Bidang Kinerja dan Kesejahteraan BKPSDM Makassar, Munandar.

SULTRA.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pegawai Pemkot Makassar makin banyak ingin hijrah ke pemprov. Selain camat, sudah ada kadis dan lurah yang memasukkan berkas kepindahan.

Sebelumnya sudah ada Camat Ujung Pandang, Andi Badi Sommeng yang proses pindah dari pemkot ke pemprov. Total sudah ada tiga nama yang telah mengajukan syarat perpindahan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar.

Kepala Bidang Kinerja dan Kesejahteraan BKPSDM Makassar, Munandar mengakui, usulan yang masuk baru tiga pejabat. “Dari camat, lurah, dan juga kepala dinas,” ujarnya, Senin, 1 Februari.

Munandar mengungkapkan, lurah yang mengajukan berasal dari Kecamatan Biringkanaya. “Intinya dia perempuan, juga sudah ada masuk berkasnya,” sebutnya.

Di Kecamatan Biringkanaya ada tiga kelurahan yang saat saat ini dipimpin oleh perempuan. Yakni Lurah Laikang Sitti Fatimah, Lurah Daya Nur Alam, Lurah Paccerakkang Ekayani Pratiwi.

Satu lagi kepala dinas juga telah memasukkan berkas. Munandar menjelaskan semua berkas telah siap. Tidak ada satu pun dari ASN tersebut pernah tersandung masalah hukum ataupun melakukan tindakan indisipliner.

“Jadi di BKPSDM, berkas mereka lolos. Tidak ada masalah. Itu sudah kami verifikasi,” terang Munandar.

Para ASN yang mengajukan hampir bersamaan dengan Andi Badi Sommeng. Hanya saja baru Andi Badi yang berkasnya telah berproses di BKD Sulsel.

“Sebenarnya banyak ASN yang mengusulkan. Bukan saja mau ke pemrpov. Ada juga mau pindah ke daerah lain. Saya kira ini normal saja. Itu kalau kita melihat dari aturan pemerintahan. Hanya saja yang di pemprov ini kita tahu sendiri isunya cukup sensitif. Kami pun bekerja cukup selektif,” papar Munandar.

Untuk kepala dinas yang dimaksud, Munandar menjelaskan sampai saat ini belum ada berkas dari Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan dan Kadis Ketenagakerjaan, Andi Irwan Bangsawan. “Saya cek sampai Senin hari ini (kemarin) baru tiga orang ini yang berkasnya masuk,” ungkapnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Pengembangan Karier dan Hak-Hak ASN BKPSDM Makassar, I Dewa Gede Widya Darma mengatakan, sejauh proses pemberkasan masih dilakukan secara mandiri oleh ASN. “Jadi mereka baru urus sendiri-sendiri. Barulah setelah pemprov pastikan sudah bisa pindah, kami baru bantu kepengurusannya,” terang dia.

Sejauh ini belum ada ASN yang dipastikan mendapatkan satu tempat di pemprov. Ini terlihat dari proses pemberkasan ASN. (*/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI