Musim Panen Berakhir, Harga Beras Naik di Kendari

  • Bagikan

Kepala Bulog Divre Sultra, Ermin Tora mengatakan, kenaikan harga beras saat ini dipicu oleh berakhirnya masa panen padi. Menurutnya, kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama karena masa panen tahun ini diperkirakan akan dimulai pada bulan Maret. “Stok beras di Sultra saat ini sekitar 7.000 ton dan bisa bertahan sampai April atau Mei 2021. Selain itu, masa panen diperkirakan dimulai akhir Maret.

Kenaikan harga beras saat ini tidak signifikan dan trennya seperti itu karena panen sudah berakhir. Harga akan kembali turun pada akhir Maret atau April,” jelas Ermin Tora.

Sementara itu, harga bahan pokok lainnya cenderung stabil. Daging sapi rata-rata dibanderol Rp125 ribu per kg, ayam broiler Rp35 ribu sampai Rp55 ribu per ekor, cabai keriting Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kg, cabai rawit Rp40 ribu per kg, bawang merah dan bawang putih masingmasing Rp 35 ribu per kg.

Adapun harga tomat yang mayoritas disuplai dari Enrekang, Sulawesi Selatan, mengalami kenaikan dengan harga rata-rata Rp10 ribu per kg.

“Harga tomat mulai naik sejak dua minggu lalu. Biasanya kalau lagi murah, harga beli dari pembongkar hanya Rp4.000 per kg. Sekarang kadang harga beli Rp5.500 sampai Rp6.000 per kg dan saya jual kembali Rp10.000 per kg. Rata-rata tomatnya dari Enrekang karena bagus,” ujar Muhammad Upe, pedagang. (kp/FNN)

  • Bagikan