BP2MI Ajak Pemprov Sultra Berantas Sindikat Penempatan PMI Ilegal

Kamis, 15 April 2021 20:43

“Penempatan Ilegal, ini bisnis kotor yang harus diberantas, karena keuntungan dari satu orang yang diberangkatkan secara tidak resmi keluar negeri sebesar 20 juta. Sindikat ini memiliki kaki tangan sampai ke desa-desa mengimingi imingi warga desa dengan pekerjaan dengan gaji tinggi, dengan fasilitas yang seolah-olah ditanggung oleh mereka dan ternyata itu menjadi hutang yang harus mereka tanggung selama mereka bekerja diluar negeri dan karena itulah banyak yang tertipu setelah pulang ke tanah air tidak memiliki apa apa sama sekali,” ujarnya lagi.

” Dan resiko dari penempatan ilegal ini, para PMI ini banyak mengalami ekspoitasi berupa kekerasan fisik, kekerasan seksual, gaji yang tidak dibayar sesuai dengan harapan yang di janjikan karena memang tidak ada kontrak kerja, jam kerja melebihi batas, dan tidak dapat protes ketika mengalami masalah tersebut, dan paspor dan visa ditahan oleh pihak penyalur,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengaku siap bersinergi dengan BP2MI untuk memberantas sindikat ilegal. Salah satunya mendukung langkah BP2MI dengan menyiapkan calon pekerja migran yang kompeten.

“Keberadaan BP2MI diharapkan menjadi pembina dan stakeholder terkait melakukan deteksi dini terhadap sindikat PMI ilegal,” tutup Ali Mazi.(ismar/FNN)

Komentar

VIDEO TERKINI