Sidak ke Dinas-dinas, Plt Bupati Koltim Kecewa, Hanya Satu ASN yang Berkantor

Jumat, 23 April 2021 10:28

lt. Bupati Koltim, Andi Merya saat Sidak di BKKBN yang menuai masalah kehadiran. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KOLAKA TIMUR – Salah satu misi pasangan Samsul Bersama Merya (SBM) dalam memimpin Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan transparan melayani masyarakat.

Demi menjalankan misi itu, Plt. Bupati Kolaka Timur (Koltim), Andi Merya Nur melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kepada pegawai non ASN/honorer di tiap-tiap organisasi perangkat daerah (OPD), pada Kamis (22/4/2021).

Tercatat ada sembilan OPD yang disambangi, yakni Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Bappeda dan Litbang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Selanjutnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pangan, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Hampir seluruh OPD dinyatakan baik saat dicek kehadiran dan kinerja honorernya. Andi Merya hanya memberikan saran agar meningkatkan pelayanan masyarakat, sehingga dampaknya, tata kelola pemerintahan semakin baik, sesuai visi SBM AMAN.

Pantauan Rakyat Sultra (fajar grup), ada dua OPD yang menuai masalah. Pertama BKKBN karena beberapa honorer jarang hadir namun tidak pernah mendapatkan teguran dari kepala OPD. Plt. bupati dengan tegas langsung memecat tiga orang yang malas dengan merujuk pada daftar hadir.

“Ini harus diperhatikan. Jangan karena ada keluarganya Kadis, Sekdis, dan pejabat lain, seenaknya saja masuk tanpa memperhatikan kedisiplinan. Coba lihat keluargaku saja tidak ada saya masukkan seenaknya begitu,” ucap Andi Merya kesal.

Selanjutnya yang kena teguran, BPBD Koltim. Disini tak ada satupun tenaga honorer hadir. Tak hanya itu, ASN pun hanya satu orang yang terlihat berkantor. Kondisi ini membuat Plt. bupati kecewa. Ia pun menyampaikan pesan kepada pihak OPD agar tidak diulangi lagi.

“Ingat! ini masih jam kantor. Jangan lagi ada seperti ini. Pelayanan kepada masyarakat harus dikedepankan. Kalau mau pulang ada waktunya. Sampaikan kepada yang lain, jangan lagi seperti ini,” ucapnya dengan nada marah kepada seorang ASN BPBD Koltim.

Setelah sidak, Andi Merya kepada awak media, menjelaskan bahwa selama ini ia mengamati banyak tenaga honorer yang malas berkantor, tapi tetap menerima gaji. Menurutnya kondisi ini merupakan kerugian terhadap daerah dan masyarakat.

“Masih banyak anak Koltim rajin dan mau mengabdi untuk daerah. Jadi semua honorer malas ini kita ganti dan kita masukkan yang baru, sehingga pelayanan semakin baik. Kalau semua rajin, pasti kerja-kerja OPD juga semakin lancar,” tutup Andi Merya. (rakyatsultra/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI