Vaksinasi Tahap III Dimulai, Sasar Kelompok Masyarakat Rentan

Kamis, 20 Mei 2021 14:09

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi (Istimewa)

SULTRA.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Vaksinasi Covid-19 dimulai dan dicanangkan di Provinsi DKI Jakarta. Sasarannya kali ini melindungi masyarakat yang rentan. Pada tahap pertama sebelumnya vaksinasi ditujukan untuk tenaga kesehatan, tahap kedua untuk pekerja publik dan lansia.

“Ada alasan kenapa kita memberikan vaksinasi secara bertahap dan menyusun prioritas ini karena selain mempertimbangkan rekomendasi WHO, juga melihat situasi dan kondisi negara kita,” ungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan tertulis Kemenkes, Rabu (19/5).

Pertimbangan utama dalam menatapkan kelompok sasaran vaksinasi pada prinsipnya mempertimbangkan ketersediaan vaksin.

Kedatangan vaksin yang bertahap inilah yang menjadikan pemerintah menentukan prioritas sejak Januari 2021 saat pelaksanaan tahap pertama lalu hingga sekarang memasuki tahapan ketiga.

“Saat kita memasuki vaksinasi tahap ketiga untuk masyarakat umum, tentunya ada beberapa kriteria yang diperhatikan. Pertama kali yang mendapatkan vaksinasi ini nantinya adalah masyarakat rentan dari aspek geo spasial, artinya yang tinggal di daerah dengan angka kejadian Covid-19 yang tinggi atau zona merah,” kata Nadia.

Selain dilihat dari aspek geo spasial, kriteria masyarakat rentan yang mendapatkan vaksinasi juga dipertimbangkan dari segi sosial ekonomi lemah dan masyarakat kurang beruntung, serta kelompok marginal ibukota.

Termasuk penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa. Inilah masyarakat yang paling rentan dan harus didahulukan

Salah satu tempat yang saat ini sudah dilaksanakan vaksinasi tahap ketiga adalah di Provinsi DKI Jakarta. Jakarta menjadi pilihan karena kasus yang cenderung meningkat, dan juga masyarakatnya yang secara status sosial dan ekonomi sangat beragam.

“DKI Jakarta sudah memulai dan sebenarnya pilot project untuk tahap tiga, yang nantinya kita akan laksanakan secara nasional,” jelas Nadia.

Untuk jenis vaksin pada tahap tiga ini nanti, pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak pilih-pilih merek vaksin tertentu.

“Karena semua vaksin itu sama baiknya, artinya vaksin yang lolos uji klinik tahap tiga dan masuk daftar WHO, tentunya kualitas keamanan dan manfaatnya sama,” tegas Nadia.

Hingga Selasa (18/5), Indonesia telah menyuntikkan 23,1 juta dosis vaksin untuk sasaran vaksinasi tahap satu dan tahap dua.

Dengan dimulainya vaksinasi tahap 3, diharapkan terjadi percepatan untuk cakupan herd immunity bagi 181,5 juta rakyat Indonesia.(jpg/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI