Gandeng Bank Indonesia, PDAM Kendari Siapkan Pembayaran Non Tunai

Senin, 28 Juni 2021 10:41

Asisten II Kota Kendari Susanti saat meluncurkan Elektronifikasi Pembayaran PDAM Tirta Anoa Kendari. Foto: Herdy/Rakyat Sultra.

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Bank Indonesia resmi meluncurkan elektronifikasi transaksi pembayaran PDAM Tirta Anoa Kota Kendari di Anjungan Tambat Labuh Kota Kendari, Sabtu (26/6/2021).

Asisten II Kota Kendari Susanti terlihat mewakili Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Hadir juga Kepala PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin dan Kepala KPw BI Sultra, Bimo Epyanto.

Susanti dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkot Kendari terus berupaya untuk mendorong peningkatan dan perkembangan ekosistem digital guna mempermudah masyarakat dalam melakukan segala jenis transaksi pembayaran.

“Terlebih di masa pandemi saat ini, elektronifikasi transaksi menjadi hal yang penting karena dapat mengurangi kontak fisik dengan orang lain sehingga dapat meminimalisir resiko penyebaran Covid-19 itu sendiri,” ungkapnya.

Olehnya itu, mantan Kepala BKPSDM Kota Kendari ini berharap dengan diluncurkannya sistem elektronifikasi pembayaran PDAM Tirta Anoa Kota Kendari melalui aplikasi LinkAja ini dapat meningkatkan perkembangan ekosistem digital di Kota Kendari.

Pasalnya, semakin banyak masyarakat Kota Kendari yang melakukan transaksi secara non tunai dan pelaku usaha juga banyak yang menerima pembayaran non tunai, serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan PDAM sehingga menjadi titik awal perkembangan perusahaan daerah PDAM Kota Kendari dalam mengembangkan lini usahanya dan terus melakukan perbaikan.

“Elektronifikasi transaksi pembayaran ini kami harapkan dapat menjadi inovasi yang dapat membuat PDAM Kota Kendari maju dan meningkat dalam hal pelayanan pada masyarakat. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi salah satu inovasi yang dapat membiasakam masyarakat Kota Kendari dalam menggunakan teknologi pembayaran non tunai yang saat ini di kota-kota lain di Indonesia sudah sangat pesat perkembangannya,” tutup Susanti.(RS/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI