Munas KADIN ke VIII akan Mulai Digelar di Hotel Claro Kendari, Begini Protokol Kesehatannya

Selasa, 29 Juni 2021 21:30

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Jelang Hari H Pelaksanaan Munas KADIN ke VIII di Kota Kendari, Pihak Hotel Claro sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk suksesnya acara bertaraf Nasional ini, salah satunya menyiapkan penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 yang ekstra ketat.

Berdasarkan pantauan fajar.co.id, tepat di depan Hotel sudah siaga tim Kesehatan yang akan melakukan tes PCR terhadap seluruh peserta Munas KADIN Ke VIII tersebut.

Hal ini juga disampaikan oleh Syahrir Ramadhan, General Manager (GM) Hotel Claro Kendari saat diwawancara oleh awak media di salah satu ruangan hotel tersebut

“Sebelum acara ini diputuskan, kita sudah menyampaikan kepada pihak panitia Munas, pertama kita meminta agar kegiatan ini harus mematuhi aturan sesuai dengan protokol kesehatan dengan standar ruangan yang kami gunakan, makanya ballroom itu khan, dalam satu ballroom itu kapasitasnya bisa 1000 hingga 2000 orang, nah ini hanya akan diisi sebanyak 250 orang peserta Munas Kadin dan panitia,”ungkapnya.

“Dan semua yang masuk kedalam ballroom sudah harus membawa hasil PCR nya yang terbaru, bukan yang dibawa saat dia berangkat menuju Kendari,” lanjutnya.

Kata Syahrir, Kegiatan ini puncaknya itu, setelah pembukaan Munas yang rencana akan dilaksanakan di Mesjid Al Alam, dan selanjutnya dilaksanakan di Ball Room pada pagi di tanggal 1 Juli.

“Dan untuk peserta yang akan memasuki hotel, Panitia sudah menyiapkan tim kesehatan yang akan melakukan tes PCR. ada dari tim kesehatan yang didatangkan oleh Kadin Pusat dan dibantu oleh tim PCR dari Kadin Sultra, Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, Dinas Kesehatan Kota Kendari, dan tim Gugus tugas Covid 19,” jelasnya.

Lanjut kata Syahrir, untuk mencegah kerumunan di luar ballroom, itu nanti akan diatur oleh pihak panitia terutama yang berada diluar area hotel dan kalau masih dalam area hotel itu nanti masih tanggung jawab kami bersama dengan pelaksana acara

“Diluar lobby dan lain-lain, itu tugas petugas yang ada, dan apabila ada yang masuk di lobby tanpa mengunakan masker atau terjadi Kerumunan maka pihak kami yang akan turun tangan,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, untuk kerumunan dalam jumlah besar pasti menjadi tanggung jawab dari pihak TNI/Polri dan Panitia, karena Claro sendiri khan sangat terbatas, dan kami sudah berbagi, untuk bagian internal didalam ada bagian dari pihak hotel, tapi pihak manajemen berhak untuk menyampaikan rekomendasi ke pelaksana kegiatan atau kepihak TNI/Polri agar tidak terjadi kerumunan.

“Jadi kami saling berkoordinasi,” tambahnya.

Ia juga mengatakan adapun terkait pembubaran jika terjadi kerumunan diluar arena munas, itu bukan wewenang kami, karena itu petugas keamanan yang lebih tahu.

“Kalau ada peserta yang terkonfirmasi positif, langkah-langkah dari pihak Claro, kami sudah berkoordinasi dengan pihak gugus tugas Covid 19, dan Rumah sakit Bahteramas jadi setiap saat ketika ditemukan maka akan langsung ditangani,” pungkasnya.(ismar/FNN)

Komentar

VIDEO TERKINI