Dukung Program Sejuta Vaksin Sehari, Pemkot Kendari Siapkan 3 Ribu Vaksin Sinovac

Sabtu, 3 Juli 2021 11:24

Ilustrasi vaksin

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Pemkot Kendari bertekad menyukseskan program Presiden Jokowi, satu juta vaksin satu hari. Tekad itu bagian dari upaya untuk mengenyahkan Covid-19 dari Sultra.

Pemkot Kendari sudah menyiapkan tiga ribu dosis vaksin Sinovac untuk melawan Covid-19. Bahkan Dinas Kesehatan Kota Kendari gencar melakukan akselerasi vaksinasi massal.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengagatakan pemberian vaksin penting dilakukan sebagai upaya perlindungan masyarakat dari ancaman Covid-19 yang masih mewabah di tanah air, termasuk di Kota Kendari.

“Wabah Covid-19 masih ada di sekitar kita. Sehingga selain kita wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes), tentu vaksinasi juga diperlukan. Itu agar kita bisa terhindar dari penularan. Dan meskipun jika terpapar nantinya, setidaknya kita bisa mengurangi dampak paparannya yang bahkan bisa berujung pada kematian. Ini (vaksinasi) bentuk ikhtiar kita agar bisa terbebas dari Covid-19,” kata Sulkarnain Kadir, Jumat (2/7) kemarin.

Sebagai bentuk upaya menyukseskan program sejuta vaksinasi sehari, Wali Kota Kendari Sulkarnain menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menggelar vaksinasi secara massal tanpa batas waktu yang ditentukan.“Kita akan sukseskan program ini demi kebaikan dan keselamatan kita bersama,” kata Sulkarnain Kadir.

Terpisah, Kepala Dinkes Kendari, drg.Rahminingrum mengaku telah melaksanakan instruksi wali kota untuk menggelar vaksinasi massal.

Dinkes menyiapkan sekira tiga ribu dosis vaksin Sinovac. “Sudah disalurkan (vaksin) kepada masyarakat. Vaksinasi massal terus dilakukan setiap hari,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Rahminingrum mengajak seluruh warga metro untuk untuk berpartisipasi dalam vaksinasi massal ini. Untuk mendapatkan vaksin, masyarakat yang telah berusia 18 tahun cukup membawa Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) atau surat keterangan yang melampirkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Kantor Dinkes.

“Ini kesempantan bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksin secara gratis. Karena kedepan kita tidak tahu mekanisme pemberian vaksinnya seperti apa. Karena sifatnya gotong royong. Jadi manfaatkan kesempatan ini,” kata Rahminingrum.

Ia mengungkapkan, hingga 2 Juli kemarin, capaian vaksinasi mencapai 84,40 persen atau sekira 51.145 orang dari 60.595 orang sasaran. Rinciannya, 5.362 orang tenaga kesehatan, 40.498 petugas pelayanan publik dan 5.285 lansia.(KN/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI