Tingkatkan Skill dan Ketangkasan Tim Pemadam Kebakaran, Damkar Kendari Simulasi Penanganan Tabung Gas Terbakar

Kamis, 12 Agustus 2021 17:34

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari Gelar Pelatihan dan Simulasi Penanganan Tabung Gas Terbakar yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, Kamis (12/8).

Kegiatan ini dikuti oleh puluhan anggota Pemadam Kebakaran Kota Kendari, jurnalis dan diisi oleh instruktur terlatih yakni Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan dan Pelatihan Abriadin dan kegiatan ini dibuka Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari Junaidin Umar.

Dalam pantauan fajar.co.id dilapangan, para peserta diberi pengetahuan cara menangani tabung gas terbakar dengan berbagai teknik mulai dengan mengunakan teknik karung goni basah, teknik menutup api dengan Jari, dan teknik memadam api mengunakan tabung pemadam kebakaran dan mengunakan pasir yang basah.

Dan setelah diberi teori, diadakan kegiatan selanjutnya dengan melaksanakan simulasi dengan mempraktekan teknik-teknik yang sudah diajarkan tersebut, mulai dari anggota Damkar maupun oleh Jurnalis yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam wawancara dengan Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari Junaidin Umar mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan kegiatan rutinitas kami secara triwulan guna meningkatkan pengetahuan anggota Damkar dalam menghadapi kebakaran yang diakibatkan oleh tabung gas, dan selain itu, kemarin kami juga melaksanakan kegiatan pelatihan penyelamatan korban dari kecelakaan di gedung lantai 2 dan 3.

“Bahaya kebakaran itu, harus kita lihat secara jernih, apabila sudah terjadi akan sulit dipadamkan dalam waktu yang singkat, jadi kami menghimbau kepada masyarakat jika hendak keluar rumah, agar diperiksa semua segala hal yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran seperti kompor, cuk-cuk peralatan listrik yang sudah tidak digunakan untuk sebaiknya dicabut saja, dan kemudian dimusim kemarau saat ini, kita musti tingkatkan kehati-hatian,” ujarnya

Komentar

VIDEO TERKINI