Ini Daftar 36 Mahasiswa Pencinta Alam Terjebak di Gunung Amonggedo yang Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Rabu, 18 Agustus 2021 12:51

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KONAWE – Tim Gabungan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari berhasil mengevakuasi 36 anggota Pencinta Alam yang terjebak di Gunung Amonggedo tepat di Desa Ulu Benua Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe setelah mengadakan Kegiatan Pengibaran Bendera Merah Putih Memperingati HUT RI Ke 76.

“36 pencinta alam ini berasal dari KPA Kompas Pencinta Alam Sampara yang sebagian besar masih berstatus Mahasiswa,” ungkap Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi dalam rilisnya, Rabu (18/8).

Lanjut, kejadian ini diketahui, setelah pada hari Selasa,(17/8) sekira pukul 20.00 WITA , Comm Center KPP Kendari menerima Informasi dari Staf BPBD Kabupaten Konawe yang melaporkan adanya Mahasiswa Pencinta Alam yang terjebak di Gunung Amonggedo tersebut diatas.

“Korban yang terjebak, saat dilaporkan diperkirakan berjumlah kurang lebih 30 orang yang akan dievakuasi dan informasinya mereka sudah kehabisan logistik,” bebernya.

Sambung Aris, Setelah mendapatkan informasi tim Rescue KPP Kendari sekira pukul 20.15 Wita, diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR dengan jarak tempuh 56 Km.

“Pada pukul 21.50 Wita, Tim Rescue KPP Kendari akhirnya tiba di Kediaman Camat Amonggedo dan berkoordinasi dengan unsur yang terlibat dan selanjutnya menuju ke Bendungan Ulu Benua,” ujarnya.

Aris menambahkan, setelah melakukan assessment lokasi pada pukul 00.06 Wita, Tim SAR gabungan memutuskan penjemputan akan dilaksanakan pagi hari, Rabu (18/8) pada pukul 06.00 Wita mengingat kondisi saat ini yang tidak memungkinkan untuk memaksakan melewati 3 aliran sungai tersebut.

“Penjemputan akan dibagi dalam 3 tim, Tim 1 berjumlah 20 orang, Tim 2 berjumlah 10 orang dan Tim 3 berjumlah 10 orang, dan Tim SAR gabungan akan berposko di Bendungan Ulu Benua,” imbuhnya.

Kata Aris, pada pukul 01.21 Wita korban berhasil diketemukan pada saat akan menyebrangi aliran sungai yg kedua dimana kondisi arus sudah memungkinkan untuk dilalui.

“Seluruh korban yang berjumlah 36 orang ini berhasil dievakuasi dan tiba diposko bendungan ulu benua dalam keadaan selamat,” tuturnya.

“Mengingat seluruh korban telah dalam kondisi aman, pada pukul 03.00 wita Ops SAR KMM pencinta alam yg terjebak di gunung Amonggedo Desa Ulu benua Kec. Amonggedo Kab. Konawe setelah melaksanakan pengibaran bendera dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat di lapangan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,”pungkasnya.

Untuk diketahui, Unsur yang terlibat Rescuer KPP Kendari 8 orang, Koramil Wawotobi 3 orang, Polsek Pondidaha 4 orang, BPBD Konawe 11 orang, Camat Amonggedo 1 orang, KPA Kompas 18 orang dan Masyarakat setempat 30 orang.

Adapun data 36 korban yang berhasil dievakuasi sebagai berikut :

  1. Mutia (21)
  2. Manaf (24)
  3. Juanda (22)
  4. Egi Sandika (23)
  5. Eki (18)
  6. Aman (20)
  7. Alif (19)
  8. Nizam
  9. Ari (24)
  10. Yogi (23)
  11. Sawal (24)
  12. Siska (20)
  13. Yuda (24)
  14. Rezky (23)
  15. Rizka (20)
  16. Topan (22)
  17. Haris (23)
  18. Mamat (22)
  19. Rahmat Sisto (22)
  20. Ririn Borin (21)
  21. Abd. Salam (23)
  22. Muh. Wily Widianto (21)
  23. Alif Aknas Nicar (18)
  24. Ihwanul Sisan (21)
  25. Dika (21)
  26. Muh. Krisna (22)
  27. Opan (23)
  28. Anca among (23)
  29. Yusuf (24)
  30. Agas (19)
  31. Arit (24)
  32. Sekil (23)
  33. Once (17)
  34. Tamin (24)
  35. Tikno (24)
  36. Ainul (24)

Untuk diketahui pula, Pada hari Senin, 16/8/ 2021 pukul 15.00 Wita sekitar 36 orang Mahasiswa Pencinta Alam berangkat menuju Gunung Amonggedo untuk melaksanakan pengibaran bendera pada hari ini, setelah melaksanakan pengibaran dan penurunan bendera, para mahasiswa tersebut tidak dapat kembali pulang akibat curah hujan yang tinggi sehingga aliran sungai meluap disertai arus yang deras dan harus melewati 3 sungai.(ismar/FNN)

Komentar

VIDEO TERKINI