UHO Gelar KKN Tematik, Edukasi Warga Kembangkan Makanan Olahan Ikan Air Tawar di Kendari

Jumat, 10 September 2021 14:35

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Mahasiswa Universitas Halu Oleo Gelar Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) tahun 2021 di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 17 Mahasiswa dari berbagai Program Studi (Prodi) dan dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Adapun tema kegiatannya yakni pendampingan kepada warga tentang “Pengembangan Makanan Olahan Berbahan Ikan Air Tawar Hasil Budidaya di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Terintegrasi KKNT UHO ini bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Kendari di Kelurahan Rahandouna mulai dari Tanggal 09 Agustus – 07 September 2021.

Berbeda dengan kegiatan KKNT tahun-tahun sebelumnya, KKNT tahun ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat karena di masa pandemi covid-19 sehingga implementasinya dilapangan, mahasiswa KKNT sebanyak 17 orang, yakni dari Prodi Bioteknologi , Prodi Bahasa Inggris, Prodi Statistika, Prodi Perikanan Tangkap, Prodi PBSID, dan Prodi Matematika dan dibagi menjadi beberapa kelompok dengan anggota 4-5 mahasiswa per kelompok dan warga yang dilibatkanpun dibagi beberapa kelompok untuk mengurangi kerumunan.

Tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang dipimpin oleh Prof. Analuddin, Ph.D dengan anggota Dr. Yusna Indarsyih, S.P., M.S., Dr. La Ode Syukur, S.Pd., M.Hum., Siam, S.Pd., M.Tessol., Yulius S.Pd., M.Hum., dan Aswani, S.Si., M.Sc.

Ketua tim pelaksana KKNT Prof. Analuddin dalam rilisnya kepada jurnalis fajar.co.id, Jum’at (10/9) menyatakan bahwa kegiatan pendampingan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan ketahanan pangan masyarakat dimasa pandemi covid-19 maupun pengembangan ekonomi masyarakat di masa mendatang karena menambah pengetahuan warga untuk pengembangan makanan olahan berbahan ikan air tawar.

“Pada kegiatan pembuatan berbagai makanan olahan berbahan Ikan air tawar, warga dibimbing mulai dari poses pembersihan ikan sampai dengan pembuatan menjadi bakso, siomay, empek-empek dan batagor,” ujarnya.

Lanjut, Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Program Pascasarjana UHO ini, bahwa dalam kegiatan ini warga diedukasi mulai dari proses pemisahan daging ikan dari sisik dan tulang, pencucian, penghalusan dengan blender, pembuatan bumbu dan pengadukan daging ikan yang telah halus dengan bumbunya sampai dengan proses pemasakan maupun penyajian sebagai makanan.

“Warga yang dilibatkan dalam setiap kegiatan KKNT dibatasi jumlahnya karena kondisi pandemi sehingga yang dihadirkan pada setiap kegiatan pembuatan makanan olahan hanya berjumlah 4-6 orang warga. Proses pelaksanaan kegiatan selalu menerapkan protokol kesehatan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Jumlah yang terbatas sangat efektif karena warga langsung diajak praktek dan berpartisipasi secara langsung dalam pembuatan berbagai makanan olahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Budidaya Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari La Ode Rindolawa menyatakan senang dengan kegiatan KKNT ini, karena dapat berkolaborasi untuk meningkatkan peran Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Kendari dalam hal ini Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Rahandouna dalam peningkatan ketahanan pangan masyarakat dimasa pandemi covid-19.

“Diharapkan akan terjadi peningkatan keterampilan masyarakat sekitar dalam pemanfaatan ikan-ikan hasil budidaya kantor BBIAT sehingga bernilai ekonomis yang bermanfaat bagi masyarakat dan berpotensi untuk pengembangan usaha mikro dimasa depan,” ujarnya.

“Diharapkan Sinergitas antara kampus UHO-instansi terkait-pemerintah lokal akan makin meningkat dimasa depan untuk bersama-sama membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Senada dengan itu, Lurah Rahandouna Muhammad Ismail menyatakan bahwa pihak pemerintah kelurahan sangat welcome dengan kegiatan KKNT karena dapat membantu pemerintah dalam upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam upaya ketahanan pangan dimasa pandemi

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan dimiliki untuk pengembangan ekonomi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya,”tutupnya.

Untuk diketahui, 17 orang Mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik UHO ini yakni dari Program Studi (Prodi) Bioteknologi Evin Saprianti, Setiana Haedy Laksnanti, M.Fathurrahman, Yuyun Puspita Sari, Elsa Ade Lara, Alaman Uko, Haerati Nurdin, Siti Awaliah Indah, Prodi Bahasa Inggris Istiqamah dan Nengsi Nurhidaya, Prodi Statistika Muhamad Chaeruddin), Prodi Perikanan Tangkap Jefri Ardianto, Prodi PBSID Asmin Wahyuni, dan Prodi Matematika Sukirno Hamran, Al Mutasir, Ritna, dan Sarina.(ismar/FNN)

Komentar

VIDEO TERKINI