Relawan ASR Gelar Dialog Serap Aspirasi Pemilik Usaha Roti dan Tenaga Kerja di Wua-wua

Minggu, 12 September 2021 12:50

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Relawan Aku Sayang Rakyat (ASR) Kota Kendari gelar kegiatan kunjungan ke Pabrik Roti dan Dialog bersama pemilik usaha dan tenaga Kerja di Jalan Ahmad Yani Lorong Ilmiah Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-wua Kota Kendari.

Kegiatan yang difasilitasi oleh salah satu relawan ASR yang juga Kader Partai Gerindra bernama Jafar ini, dan bertemakan ‘Penguatan UMKM sebagai upaya pemulihan ekonomi Sultra’ ini diikuti oleh 12 orang dan dilaksanakan pada Hari Jum’at (10/9) lalu. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memberi penguatan kepada pelaku UMKM di masa Pandemi Covid 19 yang sampai saat ini belum berakhir.

Usai kegiatan ini Relawan ASR Kota Kendari juga membentuk Bara Rumah Juang (Baruga) Aku Sayang Rakyat (ASR) sebagai salah satu Sayap Organisasi Relawan ASR Kota Kendari.

Dalam kegiatan ini, Ketua Relawan ASR Kota Kendari Alvian Pradana Liambo mendorong pelaku UMKM agar memanfaatkan digitalisasi, yang diharapkan dapat menjalankan usahanya dari rumah dan terkoneksi kedalam sistem digital serta menyesuaikan dengan kondisi market saat ini sehingga produk dapat di kenal lebih luas.

“Ada beberapa Aspirasi para pemilik usaha dan tenaga kerja antara lain menginginkan ada Jaminan Sosial Kesehatan, dan Ketenagakerjaan, ada penambahan modal Usaha dari Pemerintah atau stakeholder lainnya serta berharap pemerintah menjaga stabilitas harga bahan baku,” bebernya dalam rilisnya kepada fajar.co.id, Minggu (12/9).

Lanjut Kader Partai Gerindra Kota Kendari ini, bahwa dalam kegiatan tersebut Relawan Baruga ASR juga memperkenalkan Bapak Andi Sumangerukka sebagai Bakal Calon Gubernur Sultra dari Partai Gerindra Sulawesi Tenggara dengan membagikan cinderamata berupa baju ASR dan Masker.

“Kegiatan dilakukan dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Pemilik Usaha Pabrik Roti Debi Andrianto Sri Afrianti mengutarakan bahwa usahanya dalam sehari dapat memproduksi kurang lebih 400 Picis Roti.

Hasil Produksi berupa Roti ini disuplay ke beberapa warung Mitra yang berada di Kota Kendari seharga Rp. 20.000,-Pcs dengan isi 12 Biji Roti.

Dan saat ini ia mempekerjakan warga sebagai karyawannya sebanyak 20 orang.

Dalam kondisi PPKM, Operasi produksi tidak terganggu namun ia mengeluhkan naiknya harga bahan Baku pembuatan Roti yang Mmencapai 30% seperti terigu, mentega, dan minyak goreng.

“Misalnya minyak goreng naik dari Rp.200.000,- menjadi Rp. 300.000,- untuk ukuran 20 liter/18 Kg,” jelasnya.

“Saya berharap ini menjadi perhatian pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan baku pembuatan roti, memberi akses yang mudah dalam menambah modal usaha, dan terakhir pentingnya jaminan sosial kesehatan ditengah pandemi saat ini,”tandasnya.(ismar/FNN)

Komentar

VIDEO TERKINI