Polres Konawe Bekuk Enam Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Konawe, Satu Masih Buron

Rabu, 15 September 2021 11:00

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Kepolisian resort (Polres) Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap sebanyak enam orang pencurian spesialis alat traktor pertanian di Desa Kasumewuho, Kecamatan Wawotobi, kabupaten Konawe.

Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso saat dikonfirmasi mengungkapkan, pelaku tindak pidana pencurian yakni berinisial TA (47), MI (37), SU(50), HP (45), SD (50), SM (45). Sedangkan satu pelaku masih buron.

Lebih lanjut, keenam pelaku ditangkap berawal dari pengaduan masyarakat setempat pada tanggal 7 September 2021 bahwa barang miliknya telah di curi oleh pelaku tersebut.

Kemudian kata Wasis, setelah menerima laporan tersebut pihaknya kemudian langsung melakukan penyelidikan di lapangam dan dari hasil penyelidikan oleh tim khusus yang di pimpin oleh Kasat Reskrim Polres Konawe menemukan beberapa barang bukti dan penangkapan terhadap 6 tersangka.

“Masing-masing enam orang tersangka ini mempunyai perang yaitu modus operandi yang di lakukan oleh para tersangka ini bahwa mereka melakukan aksinya di bagi beberapa tim. Jadi, ada yang berperan pengamat di lapangan alat petani di sawah kemudian ada yang berperan sebagai sopir, kemudian ada yang berperan sebagai pengambil barang,”bebernya dalam rilisnya, Rabu,(15/9).

Sambung kata Kapolres Konawe, bahwa setelah satu orang melihat ada alat pertanian. Kemudian mengumpulkan teman-temannya disuatu rumah salah satu tersangka inisial TA kemudian dari situ mereka bergerak untuk melakukan aksinya.

“Adapun barang bukti yamg diamankan ada 4 mesin kontraktor merk Yanmar. Dari hasil pengembangan disita dua traktor pertanian ini merupakan hasil dari tersangka berinisial SU jadi barang-barang yang dijual tersangka hasilnya dibelikan traktor yaitu dua buah,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berhasil mengamankan dua mobil pengangkut barang 2 yang dicuri dua mobil mini bus dan satu mobil pick up.

Saat ini, pihaknya masih mengejar pelaku lainnya dan masih dalam pengembangan barang yang di jual oleh tersangka.

“Ini kami akan penyelidikan dan namanya sudah berhasil kami kantongi, yang masih buron ada satu orang,” tuturnya.

Ia juga mengimbau, kepada tersangka yang buron untuk segera menyerahkan diri cepat atau lambat akan ditangkap.

” Saya perintahkan Kasatrekskrim dan tim khususnya untuk segera melakukan penangkapan,” tegasnya.

Ia mengatakan, untuk barang-barang yang di amankan semuanya di penada inisial S , untuk pelaku aksi pencurian ini adalah berinisial SJ ini merupakan otak dari semuanya ini.

“Ditangkap masing -masing tempat di pisah-pisah oleh mereka .Barang-barang ini murni dari masyarakt petani, kami.masih melakukan pengembangan dan penyelidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk masing harga 1 unit di jual 1 hingga 5 juta rupiah, TKPnya berbeda 10 sekitar sampai 15 TKP. Semua pelaku berprofesi sebagai petani.

“Alasannya faktor ekonomi, ini masih kita dalami. hasil barang curian berupa mesin traktor merek yanmar dijual di rumah SD (50) di Kelurahan Puosu, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe,” terangnya.

Kemudian dari hasil penjualan tersebut, lanjut Asis mereka bertiga yakni MI , TA dan SU membaginya dan semua mendapat Rp. 1.300.000 per orang sedangkan sisanya digunakan untuk rental/sewa mobil dan uang bensin.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami Kerugian sekitar Rp.15.000.000,-(lima belas Juta rupiah),” pungkasnya.

Untuk diketahui, tersangka akan dikenakan Pasal 362 KUHP Subsider pasal 363 KUHP ayat 1 dengan ancaman 7 tahun penjara.(ismar/FNN).

Komentar

VIDEO TERKINI