Nelayan di TPI Kendari Keluhkan Rumitnya Pengurusan Dokumen dan Sulitnya BBM Bersubsidi

Jumat, 24 September 2021 18:45

SULTRA.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Asosiasi kelompok nelayan dan pedagang (AKNP) Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Kendari mengelar rapat lanjutan yang dihadiri sejumlah nelayan yang diadakan di kediaman H. Haruna selaku Dewan Pembina AKNP-TPI Kendari, Kamis (23/9)

Selain mengelar rapat, dalam kegiatan ini pula diadakan penyerahan bendera asosiasi kepada para nelayan yang tergabung dalam AKNP-TPI Kendari.

Rapat ini bertujuan membahas kendala yang dialami nelayan sebelum melaut, dan saat melaut yang dimoderatori oleh Edi selaku Humas AKNP TPI Kendari

Selain itu turut hadir pemateri Teknis Robi selaku Wakil Sekretaris AKNP TPI Kendari, Pimpinan Rapat I, H. Tajuddin selaku Ketua AKNP TPI Kendari, Pimpinan Rapat II, Muhammad Taufik selaku Sekretaris AKNP TPI Kendari. Penanggung jawab, H Haruna selaku Dewan Pembina AKNP TPI Kendari.

Dalam rapat tersebut nampak diikuti dengan antusias oleh para anggota AKNP-TPI Kendari dengan melakukan tanya jawab terkait keluhan yang sering dialami mengenai perpanjangan dokumen berlayar, dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi saat para nelayan hendak melaut.

Hal ini diungkapkan Haji Saka bahwa nelayan saat ini mengeluhkan sulitnya mengurus perpanjangan dokumen, pasalnya serba online dengan mendaftar lewat SOS menggunakan akun atau email, yang dimana sebelumnya bisa dilakukan secara langsung.

“Maklum saja kita ini sekarang sudah tua, jadi kita agak bingung dan susah-susah jika mendaftar sendiri, melainkan didampingi orang yang betul-betul paham soal internet. Alhamdulillah, kalau untuk persyaratan kami sudah lengkapi, baik dari KTP, NPWP dan sebagainya, namun lagi-lagi sangat susah mendaftar lewat SOS ini. Berharap melalui Asosiasi ini bisa dibantu untuk didaftarkan, guna mendapatkan perpanjangan dokumen kapal saya secara resmi. Apalagi sekarang ini sudah menghadapi waktunya untuk melaut,”ungkap Haji Saka dalam rilis yang diterima fajar.co.id, Jum’at (24/9).

Komentar

VIDEO TERKINI