Telan Anggaran Rp 2,2 Miliar, Gerbang Batas Mawasangka-Masteng Ditarget Rampung Desember Ini

Selasa, 14 September 2021 11:17

Pembangunan gerbang batas antar Kecamatan di Kabupaten Buton Tengah Sulawesi Tenggara.

SULTRA.FAJAR.CO.ID, BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) terus berupaya merias tampilan Kabupaten Buteng, salah satunya melalui realisasi pembangunan gerbang batas antar Kecamatan dengan ciri khas Islami, yang ditarget rampung Desember mendatang.

Usai pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan penataan di sektor pariwisata, kini Pemkab Buteng kembali menggenjot pembangunan gerbang perbatasan. Sebelumnya, gerbang perbatasan telah di bangun di pertigaan Desa Lolibu menuju Mawasangka Timur pada akhir 2020 lalu.

Memasuki Akhir Tahun 2021, giliran perbatasan Desa Matara Kecamatan Mawasangka dan Desa Morikana Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng) yang akan dibangunkan pintu gerbang yang sama sebagai identitas batas setiap Kecamatan.

Bupati Buteng, H Samahuddin, didampingi pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buteng bersama konsultan, turun langsung melakukan peninjauan dan pengukuran di lokasi yang akan menjadi titik berdirinya tiang gerbang yang akan di bangun nanti.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan, gerbang yang akan dibangun ini bukan menggambarkan sekat antar kecamatan, melainkan sebagai bentuk penanda batas antar Kecamatan yang satu dengan Kecamatan lainnya.

“Terkadang banyak tamu yang berasal dari luar Buteng, mereka tidak mengetahui posisinya sudah berada di Kecamatan mana, karena tidak adanya identitas setiap Kecamatan. Jadi kalau sudah ada pintu gerbang masuk di setiap Kecamatan, tanpa bertanya lagi orang dari luar sudah bisa tahu dia sudah masuk di wilayah mana,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Buteng, Aminuddin, menjelaskan, pembangunan gerbang dimaksud sudah memasuki tahap pengukuran dan akan dikerjakan dalam waktu dekat,

“Ini sudah pengukuran, kita sudah dapat izin dari pemilik lahan, dia hibahkan tanahnya di lokasi itu untuk dibangunkan gerbang batas Kecamatan”. ujar mantan Sekretaris Dinas PUPR ini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/09/2021).

Adapun Sumber anggaran pembangunan gerbang batas Kecamatan Mawasangka-Masteng ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan rincian Rp 2 milyar 350 Juta.

“Sumber anggarannya dari DAU sebesar Rp 2 miliar 350 juta, dengan rincian untuk pembangunan gerbang batas Mawasangka-Masteng Rp 2,2 miliar, itu sudah termasuk dengan tamannya. Sisanya lagi untuk pelataran taman gerbang masuk Mastim. Karena disana belum ada tamannya jadi sekaligus dianggarkan,” jelas pria yang akrab di sapa Uddin tersebut.

Gerbang batas Kecamatan Mawasangka-Masteng ini akan didirikan pada perbatasan Desa Matara dan Morikana.(IKS/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI