Tangkal Radikalisme, Ali Mazi Luncurkan Buku Merawat Harmoni

  • Bagikan

Gubernur menegaskan, istilah radikalisme tidak bisa dikaitkan dengan suatu ajaran tertentu, apalagi agama, karena masing-masing sudah punya nilai yang dianggap sudah universal.

Nilai tersebut, kata Gubernur, telah menjadi modal berdirinya bangsa Indonesia. Rumusan Pancasila yang ada saat ini merupakan bukti toleransi dari tokoh-tokoh agama pada saat itu

Ditambahkan, pada skala lokal di Provinsi Sulawesi Tenggara sudah terbiasa mengedepankan kebersamaan dan sikap toleran. Oleh karena itu, Gubernur berharap buku tersebut menjadi “amunisi” bagi masyarakat luas dalam rangka menumbuhkan sikap toleransi.

Warisan nilai-nilai yang sudah berkembang di daerah ini tentu perlu dipupuk terus dalam rangka menjaga harmoni dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di penghujung sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat di Sultra untuk lebih memahami, meyakini, dan menginternalisasi semangat harmoni berkehidupan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.(ismar/FNN).

  • Bagikan