Kejar Target PTSL 126 Juta Bidang Hingga Tahun 2025, Ini Langkah Akselerasi dari Menteri Hadi Tjahjanto

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Hadi Tjahjanto siapkan dua langkah akselerasi guna memastikan target program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) hingga tahun 2025 tercapai sebanyak 126 juta bidang.

Dua langkah itu yakni program Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gema Patas) dan Pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Hal ini ia diungkapkan saat diwawancara fajar.co.id, Senin (4/9) usai melakukan blusukan dan pembagian sertifikat secara door to door ke rumah warga di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

“Untuk target hingga tahun 2025, itu 126 juta bidang selesai di seluruh Indonesia. Namun diakhir 2024, secara nasional itu akan selesai sebanyak 120 juta bidang, hingga kurang 6 juta bidang kita selesaikan di tahun 2025,”ungkapnya.

Adapun dua langkah akselerasi menuju target itu, Mantan Panglima TNI ini mengutarakan bahwa yang pertama, kita sudah ada perjanjian kerja sama dengan semua stakeholder untuk melaksanakan yang pertama adalah Gema Patas atau pemasangan patok secara serentak.

“Apabila itu (Gema Patas) dilaksanakan, kita laksanakan pemotretan, maka hal itu juga bahwa tanah itu sudah terukur dan sudah tercatat menjadi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dengan mudah nanti masyarakat dengan menunjukkan bukti yuridis, tinggal keluar sertifikatnya, itu yang pertama,”jelas Hadi.

Sambungnya, yang kedua, para Bupati, Wali Kota juga berinisiasi untuk membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dirasa berat oleh masyarakat.

  • Bagikan